SOAL BAHASA INDONESIA KELAS 12 SMA

MATA PELAJARAN : BAHASA INDONESIA

KELAS/SEMESTER: 3 SMA/ 1

WAKTU : 60 MENIT

 

 

Jawablah pertanyaan berikut ini dengn benar

 

Subsidi tidak selalu jelek. Yang tidak kita inginkan adalah subsidi harga (price subsidy) seperti pada BBM ini, sebab penikmat terbesar subsidi adalah golongan berpunya. Bahkan subsidi harga BBM ini hanya dinikmati 7% dari 38 juta penduduk miskin. Seharusnya adalah subsidi langsung (direct subsidy) kepada rakyat dalam bentuk program- program terpadu untuk meningkatkan kualitas hidup seperti kesehatan dan pendidikan.

Sumber: Kompas, 5 Agustus 2007

 

1. Opini penulis dalam teks di atas yang tepat adalah …

A.Subsidi BBM sudah dinikmati oleh kalangan menengah dan atas.

B.Subsidi BBM sudah tepat sasaran yaitu kalangan menengah dan atas.

C.Subsidi BBM belum disediakan untuk kalangan menengah dan atas.

D.Subsidi BBM seharusnya diberikan kepada rakyat dalam bentuk uang.

E.Subsidi BBM seharusnya langsung kepada rakyat dalam program terpadu.

 

2.Cermati puisi berikut!

SELAMAT TINGGAL

Aku berkaca

Ini muka penuh luka

Siapa punya?

 

Kudengar seru menderu

- dalam hatiku? -

Apa hanya angin lalu?

 

Lagu lain pula

Menggelepar tengah malam buta

Ah….!!

Segala menebal, segala mengental

Segala tak kukenal….!!

Selamat tinggal….!!

oleh Chairil Anwar

 

Maksud isi puisi tersebut adalah … .

kelak akan diberikan imbalan, serta akan diminta pertanggungjawaban sesuai dengan perbuatannya.

B.Luka hati yang sangat hebat dirasakan oleh seseorang atas perbuatan yang dilakukannya sendiri dan dia menyesali atas semua yang dilakukannya itu.

C.Seseorang mencoba mengingat-ingat kembali apa yang sudah dilakukannya sehingga berbagai hal yang sudah dilakukannya muncul silih berganti.

D.Seseorang sangat sedih dan berdukacita atas musibah yang telah menimpanya, tetapi dia sebetulnya tidak berdaya dan harus menerima dengan tulus.

E.Seseorang menerima semua akibat atas segala tindakan dan perbuatannya selama ini walaupun akibat tersebut sangat berat dirasakannya.

 

3. Masalah dalam kutipan tajuk rencana SOAL NOMOR 1 adalah…

A.Subsidi BBM sebenarnya tidak selalu jelek.

B.Dana subsidi BBM untuk kesehatan dan pendidikan.

C.Perlu program terpadu untuk masyarakat miskin.

D.Subsidi BBM kurang dinikmati masyarakat miskin.

E.Masyarakat berpunya tidak perlu menerima subsidi BBM.

 

Teks berikut untuk  nomor 4 s.d. 5. Bacalah teks berikut dengan saksama.

Sejak diputar serempak di layar bioskop mulai 25 September 2008, film Laskar Pelangi mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Karena hanya dalam waktu 1,5 bulan, film produksi Miles Film yang disutradarai Riri Reza ini telah ditonton 3,9 juta orang. Pencapaian angka tersebut melebihi angka penonton yang diraih film box office sebelunya, Ayat-Ayat Cinta.

Film Ayat-Ayat Cinta, garapan sutradara Hanung Bramantyo, ditonton sebanyak 3.581.947 orang sepanjang dua bulan penayangannya di jaringan bioskop 21, serta sekitar 120.000 penonton di luar jaringan bioskop 21. Diperkirakan dalam waktu dekat jumlah penonton Laskar Pelangi akan menembus angka 4 juta penonton. Menariknya, kedua film ini sama-sama hasil adaptasi novel yang juga laris.

Warta Kota, Kamis, 13 November 2008

 

4.Fakta yang sesuai dengan isi teks di atas adalah …

A.Film Laskar Pelangi diputar serempak di layar bioskop mulai 25 September 2008.

B.Dalam waktu dua bulan film Laskar Pelangi produksi Miles Film ditonton oleh 3,9 juta orang.

C.Dalam waktu dekat diperkirakan jumlah penonton Laskar Pelangi akan mencapai 4 juta orang.

D.Film Laskar Pelangi di luar jaringan bioskop 21 ditonton oleh 120.000 penonton.

E.Jumlah penonton film Ayat-Ayat Cinta melampaui jumlah penonton film Laskar Pelangi.

 

5.Pertanyaan yang sesuai dengan isi teks di atas adalah …

A.Siapa penulis novel Laskar Pelangi dan Ayat-Ayat Cinta?

B.Berapa jumlah penonton film Laskar Pelangi dalam kurun waktu 2 bulan?

C.Mengapa film Laskar Pelangi mendapat sambutan yang luar biasa?

D.Kapan film Ayat-Ayat Cinta ditayangkan di luar jaringan bioskop 21?

E.Mengapa penonton film Laskar Pelangi banyak?

 

6.Cermatilah kutipan esai berikut!

Saya teringat akan Ayu Utami. Teringat akan penilaian orang lain yang termasuk para pengarang dan kritikus tentang karya-karyanya. Keraguan akan keaslian karya-karyanya. Sebelum itu saya juga membaca karya-karyanya yang lain seperti “Larung” dan kumpulan esai-nya yang dibukukan. Kesan saya yang pertama sesudah membaca buku-bukunya ternyata sama seperti apa yang dijelaskan pelukis Frida Kahlo tentang Surealisme:

“Saya menemui seekor singa di dalam lemari pakaian saya sendiri yang sangat biasa saya kunjungi setiap akan ganti pakaian. Dan singa itu terlukis dalam pakaian-pakaian saya yang biasa, tidak mahal, mode biasa saja, namun tiba-tiba menjadi luar biasa indahnya, mengagetkan sehingga saya (dan juga teman-teman saya) tidak lagi percaya bahwa itulah pakaian saya, dan bahkan mencurigai saya yang biasa berpakaian biasa yang jadi luar biasa itu, saya curi dari orang lain. Pakaian yang memang milik saya sendiri itu telah mempunyai tenaga magis yang membuat orang lain sukar percaya, curiga pada saya yang sehari-hari berpakaian biasa tapi sekarang tampak begitu tampan yang membikin sebagian orang lain iri dan tidak mau melihat saya yang biasa-biasa saja tiba-tiba menjadi luar biasa.”

 

Hal yang diungkapkan dalam kutipan esai tersebut adalah …

A.Keraguan akan keaslian karya-karya Ayu Utami, dikatakan Surealisme, sangat biasa namun dapat menjadi luar biasa indahnya, dan mengagetkan.

B.Timbulnya kesan keraguan pembaca akan keaslian karya-karya sastrawa sebelum membaca karya-karya mereka secara baik dan mendalam.

C.Kesan pertama sesudah membaca buku-buku karya seseorang ternyata sama seperti apa yang dijelaskan pengarang dalam bukunya.

D.Sesuatu yang sangat biasa ditemukan dalan karya-karya Ayu Utami, biasanya ditanggapi dengan hal-hal biasa pula oleh pembaca.

E.Karya-karya seorang pengarang dikatakan berarti, menarik, dan indah apabila tiba-tiba menjadi luar biasa indahnya.

 

7.Cermati paragraf berikut!

Hidup berumah tangga, ibarat sebuah kapal mengarungi samudra luas, banyak batu karang, badai, yang diumpamakan dengan hambatan dan rintangan. Begitu juga kehidupan berumah tangga, tidak selalu berjalan dengan kebahagiaan. Hidup berumah tangga acapkali muncul berbagai masalah yang membuat keharmonisan rumah tangga terusik. Nakoda, sebagai pemimpin keluarga dan juru mudi harus piawai mengendalikan kapal untuk menghindari hantaman badai dan berbagai  rintangan, yang berakibat kapal menjadi pecah, hancur, dan bahkan akan tenggelam, tidak akan sampai ke pantai tujuan. Begitu pula kehidupan suami istri, apabila tidak mampu mengatasi masalah akan berantakanlah rumah tangganya.

Simpulan paragraf analogi di atas yang tepat adalah …

A.Jadi, bijaksanalah dalam menyiasati kehidupan berumah tangga agar  rumah tangga  bahagia, seperti halnya nakhoda dan juru mudi yang piawai mengendalikan kapalnya sampai ke tepian tujuan.

B.Jadi, kehidupan rumah tangga seseorang akan berjalan mulus, bahagia apabila suami istri dapat menghadapai segala rintangan dan cobaan dengan sabar, seperti halnya mengarungi samudra luas.

 

C.Dengan demikian, dalam mengarungi bahtera rumah tangga harus sabar dan telaten setiap mendapat cobaan dan rintangan seperti halnya biduk kapal  mengarungi lautan yang selalu mendapat rintangan badai.

D. Untuk itu, kehidupan rumah tangga dikendalikan oleh suami dan istri yang harus sabar menghadapi segala rintangan dan cobaan seperti halnya nakhoda dan juru mudi.

E. Agar kehidupan rumah tangga kita mulus dan bahagia, bersikaplahbijaksana dalam menghadapi segala  cobaan seperti halnya nahkoda kapal dalam mengarungi lautan

 

8. Bacalah penjelasan buku berikut!

Kesan yang biasa dijumpai saat membaca sebuah novel ”thriller” adalah suasana kecemasan dan ketercekaman. Akan tetapi, kenapa masih tetap saja ada pembaca yang “gandrung” suasana semacam itu, padahal akan membuat bulu kuduk berdiri dan dicekam “ketakutan” saja?

Mungkin, jawabnya karena rasa ketakutan yang dicipta pengarang masih sebanding lurus atau bahkan masih dikalahkan oleh rasa ingin tahu pembaca yang menggebu-gebu untuk mengetahui ending cerita Perfume. Akibatnya, suasana seperti bau busuk, leleran darah, dan kekejaman pembunuhan dirasa tak perlu lagi ditakuti. Rasa penasaran sudah mengalahkan ketercekaman. Justru pembaca seakan dibaluri ketertarikan aneh yang tak bisa dijelaskan dengan mudah karena rasa ingin tahu terhadap ending cerita kerap membungkam kengerian itu. Karena itu, jika novel thriller tak berpretensi menciptakan keterpesonaan seperti itu, pasti akan gagal memikat pembaca. Tidak mustahil, novel tersebut akan dibuang di kolong ranjang karena hanya mencipta ketakutan semata.

 

Kalimat resensi yang menyatakan keunggulan buku sesuai dengan penjelasan tersebut adalah …

A.Pembaca yang penakut, akan menjadi tidak penakut lagi setelah membaca cerita ini karena dapat mengobati penyakit penakut orang tersebut setelah selesai membaca cerita Perfume.

B.Pendekripsian akibat suasana seperti bau busuk, leleran darah, dan kekejaman pembunuhan dirasa tak perlu lagi ditakuti karena digambarkan secara alami dan penyajiannya wajar seperti apa adanya.

C.Isi novel sulit dipahami karena disajikan secara berbelit-belit dan dipenuhi dengan suasana mencekam, keanehan karena ceritanya banyak terkait dengan ilmu gaib kesadisan, dan sebagainya.

D.Penyajian cerita lebih ke dunia kengerian; banyak menciptakan keterpesonaan seperti itu, pasti berhasil memikat pembaca yang menyukai dunia keanehan, tetapi berakhir dengan  kegembiraan.

E.Novel Perfume ini tergolong ”thriller” karena suasana kecemasan pada pembaca dan membuat bulu kuduk berdiri, tetapi itulah yang membuat keingitahuan dan kemenarikan cerita.

 

9. Cermati paragraf berikut.

(1) Jika Anda mempunyai kecenderungan terkena gangguan kesehatan ini, tindakan pencegahannya adalah meningkatkan aktivitas fisik sederhana menjadi lebih sering dan rutin. (2) Jenis yang disarankan antara lain; jalan cepat selama satu jam atau lebih setiap hari. (3) Latihan ini juga bisa mencegah terjadi kelebihan berat badan, yang merupakan salah satu faktor pemicu diabetes tipe 2 ini. (4) Dan meminimalkan stres.(5) Serta banyak makan makanan yang berkarbohidrat tinggi, misalnya singkong, ubi-ubian, dan lain.

Kalimat yang tidak koheren (tidak padu) pada paragraf di atas terdapat pada nomor ..

A.(1)

B.(2)

C.(3)

D.(4)

E.(5)

 

10.(1) Kenaikan tarif BBM merupakan pilihan yang harus diambil dalam rangka penghematan konsumsi bahan bakar minyak (BBM). (2) Sebab, tanpa langkah penghematan, konsumsi BBM akan mencapai 65 juta kilo liter per tahun atau 10 persen dari jatah yang ditetapkan DPR, sebesar 59,6 juta kilo liter per tahun. (3) Penjualan mobil tahun 2005 mencapai 550.000 unit. (4) Kalau dikurangi 10.000 – 20.000 unit saja, itu tidak berarti. (5) Kebijakan ini lebih baik karena mendorong produksi mobil yang lebih hemat energi.

Kalimat utama paragraf di atas terdapat pada kalimat nomor ….

A.(1)

B. (2)

C   (3)

D.  (4)

E.  (5)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

soal terkait

soal bahasa indonesia kelas 1 sma

soal bahasa indonesia kelas 2 sma

soal bahasa indonesia kelas 3 sma

soal bahasa indonesia kelas 10 sma

soal bahasa indonesia kelas 11 sma

soal bahasa indonesia kelas 12 sma

soal bahasa indonesia

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>